Friday, December 2
Shadow

Polsek Batulayar Amankan Terduga Pelaku Penganiayaan yang Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia

Lombok Barat, NTB – Jajaran Unit Reskrim Polsek Batulayar, mengamankan seorang pria berinisial MH, laki-laki (32) atas dugaan penganiayaan.

Atas peristiwa ini, korban berinisial MN, laki-laki (79) meninggal dunia, diduga akibat terjatuh didorong oleh terduga pelaku sehingga mengalami luka di Pelipis sebelah kanan.

Peristiwa ini terjadi di Dusun Senggigi, Desa Senggigi, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, Senin (7/11/2022).

Kapolsek Batulayar, Polres Lombok Barat Kompol Priyo Suhartono, SIK., MH., menjelaskan awal mula peristiwa ini.

“Berawal informasi dari Masyarakat bahwa telah meninggal dunia seorang warga (korban), diduga akibat penganiayaan,” ungkapnya.

Adapun kronologis kejadian berdasarkan keterangan sejumlah saksi, bahwa sekitar pukul 11.30 wita korban MN sedang duduk di tembok tempat duduk di rumahnya.

“Kemudian terduga pelaku MH, sempat minta pasir yang berada di halaman rumah korban dengan membawa sekop. Namun tidak di berikan oleh korban,” ungkapnya.

Korban melarang terduga pelaku mengambil pasir tesebut, dengan mengatakan agar terduga pelaku jangan mengambil pasir itu.

“Karena korban melarang terduga pelaku mengambil pasir tersebut, akhirnya dikembalikan ketempat semula oleh terduga pelaku,” imbuhnya.

Setelah kejadian itu, sempat terjadi adu mulut antara korban dan terduga pelaku.
Korban kembali mengatakan agar jangan mengambil pasirnya.

“Kemudian terduga pelaku sempat memukulkan sekop yang sebelumnya dia gunakan untuk mengambil pasir ke tembok tempat duduk tersebut. Namun pukulan sekop tersebut tidak mengenai korban,” katanya.

Selanjutnya terduga pelaku mendekati korban dan mendorong bahu korban bagian kiri. Sehingga korban terjatuh dari tembok tempat duduk korban tersebut ke arah samping.

Korban terjatuh dari tembok tempat duduk korban, menyebabkan luka pada bagian pelipis sebelah kanan. Kemudian korban pergi ke berugak dan menemui menantunya inisial RK, permpuan (36).

“Korban sempat meminta kepada menantunya inisial RK, untuk dibersihkan darah pada lukanya. kemudian meminta air minum, sambil menceritakan apa yang telah terjadi antara korban dengan terduga pelaku sebelumnya,” bebernya.

Sekitar 30 menit, saat mentunya atau RK membersihkan darah pada luka korban, RK merasa korban sudah tidak bernafas atau meninggal dunia.

“Selanjutnya RK menceritakan kejadian tersebut kepada suaminya,” tandasnya.

Tidak berselang lama kemudian, personel Polsek Barulayar segera mendatangi TKP setelah menerima informasi tersebut.

“Personel Polsek Batulayar langsung mendatangi TKP, guna mengecek TKP dan mengumpulkan sejumlah keterangan,” imbuhnya.

Saat ini, kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut telah ditangani oleh unit Reskrim Polsek Batulayar.

“Tindakan selanjutnya masih berkoordinasi dengan pihak keluarga korban guna tindakan visum terhadap jenazah korban. Sedangkan untuk terduga pelaku MH kini telah mengamankannya di Polsek Batulayar,” tandasnya.

Sedangkan untuk korban sudah membawanya ke RS. Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.